Kamis, 08 Desember 2011

SIA-SIA (My favorite poetry of Chairil Anwar)

Penghabisan kali ini kau datang
Membawa kembang berkarang
Mawar merah dan melati putih
Darah dan suci
Kau tebarkan depanku
Serta pandang yang memastikan: untukmu
Lalu kita sama termangu
Saling bertanya: apakah ini?
Cinta? Kita berdua tak mengerti


Sehari kita bersama. Tak hampir-menghampiri


Ah! Hatiku yang tak mau memberi
Mampus kau dikoyak-koyak sepi

(1943)
Chairil Anwar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar